Salam
Berbudi....Pemerintah Provinsi Jateng membuka pendaftaran CPNS 4.512 pegawai dan
35 kabupaten/kota di Jateng membuka pendaftaran CPNS sebanyak 29.000 pegawai,
jadi total kebutuhan lebih dari 34.500 pegawai. Pendaftaran akan dibuka setelah Juli 2018.
Sri
Puryono Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng menjelaskan, kebutuhan paling
banyak tenaga pedidikan dan kesehatan. Selebihnya tenaga teknis yang akan
ditempatkan seperti di Dinas Bina Marga, Perumahan dan Permukiman, serta Pengelolaan
Sumber Daya Air dan bidang administrasi.
“Saat
ini masih tahap verifikasi untuk pengadaan. Pemprov usulkan 4.512 pegawai dan
kabupaten kota 29 ribu lebih. Juni nanti pendaftaran,” kata Puryono..
Pendaftaran
dilaksanakan Juli 2018 dan pelaksanaan tes CPNS
akan dilakukan setelah Agustus sampai September. Mereka yang lolos akan
menerima nomor induk pegawai (NIP) sekitar Oktober dan menjalani prajabatan
pada November-Desember 2018.
Masyarakat
yang ingin mengikuti pendaftaran CPNS karena terbuka untuk umum dan tidak ada
titipan dalam bentuk apapun pada seleksi CPNS karena sitem tesnya berbasis
computer assisted test (CAT). Begitu yang disampaikan oleh Puryono.
“Begitu
tes akan keluar nilai kemampuannya. Kalau diterima, itu memang murni kemampuan
peserta. Bukan karena anaknya sekda, anaknya siapa, anaknya titipan, tidak
ada,” tegasnya.
Menurut
Arief Irwanto Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah mengatakan,
pemerintah memang memprioritaskan formasi guru. Karena peran guru tak bisa
serta merta digantikan dengan teknologi dan berbeda dengan pegawai di bidang
administrasi.
Peran
dan fungsi guru dipandang vital untuk membangun generasi bangsa yang cerdas dan
memiliki karakter. “Setiap tahun ada sekitar 2.000 pegawai yang pensiun.
Sekitar 1.500 pegawai di antaranya adalah guru,” tuturnya Arief.
Pemprov
sekarang ini untuk menyiasati kekurangan pegawai salah satunya dengan
mengoptimalkan jam mengajar guru. Jika biasanya guru hanya mengajar 24 jam per
pekan maka ditambah menjadi 34 jam per pekannya.(Sumber : Suaramerdeka)